Berita

Malaysia memiliki cukup vaksin Covid-19 untuk memvaksinasi 80 persen populasi di negara tersebut pada bulan Oktober mendatang/Net

Dunia

Malaysia Punya Cukup Vaksin Covid-19 Untuk Vaksinasi 80 Persen Populasi Pada Oktober

SELASA, 13 APRIL 2021 | 19:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Malaysia memiliki cukup vaksin Covid-19 untuk memvaksinasi 80 persen populasi di negara tersebut pada bulan Oktober mendatang.

Begitu kata Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Malaysia Khairy Jamaluddin pada Selasa (13/4). Pernyataan itu dibuat untuk meyakinkan publik di negeri jiran bahwa negara itu punya vaksin Covid-19 yang cukup.

Pernyataan itu dia unggah dalam cuitan di Akun Twitternya. Khairy juga membagikan grafik oleh Komite Khusus Jaminan Akses Pasokan Vaksin COVID-19 (JKJAV) yang membandingkan proyeksi pengiriman vaksin dengan jumlah pendaftaran vaksin hingga saat ini.


"Garis hijau adalah jadwal pengiriman semua vaksin yang diperoleh Malaysia. Garis kuning adalah status pendaftaran saat ini dan garis biru muda adalah target PICK," tulisnya, mengacu pada tujuan Program Imunisasi COVID-19 Nasional untuk memvaksinasi 80 persen dari 32 juta penduduknya.

“Pasokan akan mulai menyalip pendaftaran pada bulan Juni. (Vaksinasi) pasti selesai sebelum akhir tahun," tegasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya