Berita

Effendi Gazali/RMOL

Politik

Ada Upaya Dramatisasi Rusak Nama Effendi Gazali, Muslim Arbi: Faktanya Tidak Terlibat Pengadaan 162.250 Paket Sembako

SELASA, 13 APRIL 2021 | 18:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tuduhan kepada pakar komunikasi, Effendi Gazali soal dugaan keterlibatan dalam perkara bantuan sosial (bansos) sembako di Kementerian Sosial dianggap hanya untuk merusak nama baik.

Hal itu disampaikan oleh pengamat sosial politik, Muslim Arbi menanggapi adanya fakta bahwa Effendi tidak terlibat pengadaan 162.250 paket sembako seperti yang ramai diperbincangkan.

"Ada upaya dramatisasi tuduhan untuk rusak nama Effendi Gazali. Itu terlihat dari penggiringan opini. Padahal faktanya, EG (Effendi Gazali) gak terlibat paket sembako 162.250 itu," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (13/4).


Padahal kata Muslim, banyak nama-nama yang sudah muncul diduga terlibat dalam perkara yang menjerat Juliari Peter Batubara saat menjabat sebagai Menteri Sosial ini.

"Yang sudah jelas namanya di sebut di pengadilan seperti, Ketua Komisi III Herman Herry yang terima 1,6 juta paket. Malah belum dipanggil dan di usut KPK. Padahal soal paket bansos itu tidak ada urusan dengan Komisi yang dipimpin Herman Herry itu," jelas Muslim.

Dengan demikian, Muslim mengaku heran dengan pihak-pihak yang menyeret nama Effendi dalam ring satu perkara bansos di Kemensos ini.

"Ini yang patut di pertanyakan ke KPK. Ada apa? Kalau EG, clear gak terlibat. Malah mau diseret-seret biar rusak namanya," pungkas Muslim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya