Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Sama-sama Pegang Kekuatan Besar, Jokowi Dan Megawati Berpotensi Beda Jalan Di Pilpres 2024

SELASA, 13 APRIL 2021 | 15:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo berpotensi beda jalan di Pilpres 2024 mendatang. Di mana keduanya sama-sama memegang kekuatan besar.

Prediksi ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti saat menjadi pembicara di diskusi virtual Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "Reshuffle Kabinet Sebagai Keniscayaan" yang digelar Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (13/4). Turut hadir jadi pembicara dalam acara ini Ketua Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer.

“Saat itu Megawati ketum partai yang berpotensi menang. Tapi Jokowi saat itu juga masih presiden,” tuturnya.


Saat gelaran pilpres, kata Ray, Jokowi masih memiliki magnet pemilih yang kuat. Singkatnya, dia memiliki daya tawar tinggi di hadapan Megawati untuk mendukung calon yang dia usung.

Dalam pilpres nanti, Ray Rangkuti melihat bahwa Megawati memiliki kecenderungan untuk terus mempertahankan kekuasaan dari jalur keluarganya. Sementara Jokowi cenderung ingin dari calon lain di luar keluarga Mega.

“Perdebatan panjangnya, apakah akan mendorong dari keluarga Soekarno, atau mendorong calon yang tidak berhubungan dengan keluarga Mega atau Soekarno,” terangnya.

Namun demikian, kata Ray, peluang mereka untuk bersebrangan jauh lebih kecil dibanding peluang keduanya bersatu menghadapi pilpres.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya