Berita

Banjir bandang akibat Siklon Tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merusak sejumlah fasilitas publik/Net

Nusantara

Wagub NTT Pastikan Daerah Terdampak Bencana Sudah Tidak Ada Yang Terisolir

SELASA, 13 APRIL 2021 | 11:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wilayah-wilayah yang terdampak bencana Siklon Tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil ditangani dengan baik, utamanya yang terkait akses ke daerah terisolir.

Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi mengatakan, Tim SAR gabungan yang menangani bencana tersebut sudah berhasil masuk ke dalam daerah yang belakangan masih terisolir.

"Semua desa yang terdampak bencana sudah dijangkau oleh satgas bencana siklon tropis seroja. Jadi tidak ada lagi desa yang terisolir," ujar Josef dalam jumpa pers virtual yang disiarkan BNPB dalam kanal Youtubenya, dan dikutip Selasa (13/4).


Josef menjelaskan, berdasarkan laporan Minggu kemarin (11/4) ada dua desa di Kabupaten Alor, tidak bisa dijangkau melalui darat maupun laut, yaitu Desa Lipan dan Desa Tido.

"Sampai hari ini teman-teman dari TNI AD, teman-teman dari kepolisian khususnya Brimob kemarin sudah sampai, bahkan logistik sudah sampai ke Tido dan Lipan," papar Josef.

Sementara itu, Josef juga menyebutkan kondisi di Kupang yang terdapat jembatan yang rusak cukup berat. Katanya, jembatan itu menghubungkan desa di Gampong Utara dan Timur.

"Oleh karena itu agak sedikit kesulitan perekonomian di sana. Oleh sebab itu kita sudah minta ASDP (BUMN di bidang jasa angkutan penyebrangan dan pelabuhan penumpang) supaya bisa menggunakan kapal laut. Karena di dua kecamatan ini ada satu dermaga," paparnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya