Berita

Dirut Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin/Net

Nusantara

Pasar Terpadu Jadi Lokasi Penampungan Pedagang Korban Kebakaran Pasar Minggu

SELASA, 13 APRIL 2021 | 08:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pihak Perumda Pasar Jaya langsung bergerak dengan membangun pasar terpadu sebagai tempat penampungan para pedagang yang jadi korban kebakaran Pasar Minggu.

Kebakaran yang melanda pusat perdagangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, setidaknya menghanguskan 392 kios di gedung Blok C.

“Kami akan segera membangun pasar terpadu untuk menampung pedagang yang kiosnya terbakar,” ujar Dirut Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, saat dihubungi Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (13/4).


Soal penyebab kebakaran, Arief mengaku masih menunggu hasil investigasi dari pihak kepolisian.

Arief menjelaskan, bangunan yang terbakar adalah gedung Blok C Pasar Minggu.

Jumlah tempat usaha di Blok C masing-masing lantai basement 268 kios, lantai dasar 124 kios, dan lantai 1 tempat parkir dan satu tempat usaha.

"Jenis jualan hasil bumi/sayuran. Pasar itu beroperasi 24 jam,” tutup Arief.

Kebakaran melanda bangunan Pasar Minggu pada Senin malam (12/4). Kebakaran berhasil dipadamkan pada Selasa dini hari (13/4) sekitar pukul 00.58 WIB.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan satu unit robot untuk menyemprotkan air bertenaga cepat atau LUF-60 untuk menangani kebakaran tersebut.

Dalam peristiwa kebakaran itu sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya