Berita

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken bertolak ke Brussel pada hari Senin (12/4) untuk berkonsultasi dengan sekutu NATO terkait degan sejumlah agenda internasional/Net

Dunia

Menlu AS Bertolak Ke Brussel, Bawa Agenda Soal Afghanistan Hingga Ketegangan Ukraina-Rusia

SENIN, 12 APRIL 2021 | 21:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken bertolak ke Brussel pada hari Senin (12/4) untuk berkonsultasi dengan sekutu NATO terkait degan sejumlah agenda internasional.

Selain membahas perang di Afghanistan, Blinken juga diperkirakan akan membahas peningkatan diplomasi yang didukung Uni Eropa untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir Iran. Dia juga dikabarkan akan membahas soal meningkatnya ketegangan saat ini antara Rusia dan Ukraina.

"Saya menantikan percakapan yang produktif dengan sekutu dalam berbagai prioritas bersama. Kami lebih kuat ketika kami bekerja sama," tulis Blinken di Twitternya saat Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan perjalanan itu.


Di sisi lain, mengutip kabar yang dimuat Channel News Asia, juru bicara Ned Price mengatakan bahwa Blinken akan menggunakan kunjungan itu untuk menegaskan kembali komitmen Amerika Serikat pada aliansi Transatlantik sebagai kemitraan penting untuk mencapai tujuan bersama.

Untuk diketahui, di bawah kesepakatan yang dicapai oleh mantan presiden Donald Trump dengan pemberontak Taliban, Amerika Serikat berjanji untuk memindahkan semua pasukan dari Afghanistan pada 1 Mei mendatang.

Sementara itu Presiden Amerika Serikat saat ini, Joe Biden telah berjanji untuk melanjutkan kebijakan itu dan mengakhiri keterlibatan Amerika Serikat dalam perang di Afghanistan pada tahun ini. Namun Biden menegaskan bahwa tenggat waktu 1 Mei sangat tidak realistis.

Oleh karena itu, pemerintahan Biden saat ini sedang mencari kemajuan dalam kesepakatan politik yang dapat meningkatkan peluang stabilitas di Afghanistan setelah pasukan Amerika Serikat hengkang.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya