Berita

India mengklaim menjadi negara tercepat di dunia dalam hal vaksinasi Covid-19/Net

Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia

MINGGU, 11 APRIL 2021 | 21:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India mengklaim menjadi negara tercepat di dunia dalam hal vaksinasi Covid-19.

Klaim tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya menurut keterangan yang dirilis Kementerian Kesehatan India, negeri Bollywood tersebut telah melakukan vaksinasi Covid-19 lebih dari 100 juta dosis dalam waktu 85 hari.

Sementara Amerika Serikat, dengan jumlah yang sama, melakukannya dalam waktu 89 hari dan China 102 hari.


Kampanye vaksinasi massal yang dilakukan dengan cepat oleh India ini memiliki target untuk mencakup vaksinasi pada 250 juta orang pada Juli mendatang.

Mengutip BBC, program vaksinasi ini pada tahap awal menyasar tenaga kesehatan dan tahap berikutnya menyasar lansia, atau mereka yang berusia 60 tahun ke atas. Namun kini vaksinasi diperluas dengan menyasar mereka yang berusia di atas 45 tahun.

Negara tersebut diketahui sempat kelabakan dengan pandei Covid-19, karena tercatat sejak awal pandemi ada lebih dari 12 juta kasus dikonfirmasi dan lebih dari 167 ribu kematian terjadi.

Ini merupakan jumlah infeksi Covid-19 tertinggi ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Brasil.

India sendiri meluncurkan program vaksinasi pada 16 Januari lalu dengan menggunakan dua vaksin yang telah mendapat lampu hijau dari regulator obat di negara tersebut. Vaksin pertama adalah vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneca dengan Universitas Oxford (Covishield) dan satu lagi adalah vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan India Bharat Biotech (Covaxin).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya