Berita

Korea Selatan siap untuk melanjutkan program vaksinasi Covid-19 pekan ini setelah memutuskan untuk terus menggunakan vaksin AstraZeneca/Net

Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun

MINGGU, 11 APRIL 2021 | 19:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan siap untuk melanjutkan kembali program vaksinasi Covid-19 pekan ini, setelah memutuskan untuk terus menggunakan vaksin AstraZeneca mulai besok (Senin, 12/4).

Meski begitu, penggunaan vaksin tersebut hanya akan diberikan kepada mereka yang memenuhi syarat dan berusia 30 tahun atau lebih.

Langkah ini diambil setelah sebelumnya pada Rabu lalu, otoritas di negeri ginseng memutuskan untuk menangguhkan pemberian suntikan vaksin AstraZeneca kepada orang-orang di bawah usia 60 tahun, karena menengok Eropa yang sedang meninjau kasus pembekuan darah pada orang dewasa.


Setelah melakukan peninjauan kembali, Korea Selatan pun memutuskan untuk melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca, namun hanya bagi orang yang berusia 30 tahun ke atas.

Menurut keterangan Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) pada Minggu (11/4), 0rang yang berusia di bawah 30 tahun masih akan dikecualikan dari pemberian vaksin AstraZeneca karena manfaat suntikan tidak lebih besar daripada risikonya untuk kelompok usia tersebut.

Di sisi lain, ketua Komite Penasihat Korea untuk Praktik Imunisasi Choi Eun-hwa mengatakan bahwa ada tiga orang yang divaksinasi di Korea Selatan dilaporkan telah mengembangkan pembekuan darah. Satu kasus di antaranya terkait dengan vaksin tersebut.

Namun, kasus itu adalah jenis pembekuan darah yang dianggap kurang serius daripada jenis yang diperiksa oleh otoritas Eropa.

Dia menjelaskan, bagi kebanyakan orang, risiko Covid-19 jauh lebih buruk daripada kemungkinan efek samping yang jarang terjadi dari vaksin. Choi juga menggarisbawahi bahwa cara terbaik untuk mengakhiri pandemi adalah dengan memvaksinasi semua orang yang dapat menerimanya.

Namun, untuk kasus ini ada pengecualian bagi mereka yang berusia di bawah 30 tahun.

“Manfaatnya tidak sebesar untuk mereka yang berusia di bawah 30 tahun, jadi kami tidak akan merekomendasikan vaksin AstraZeneca untuk mereka," jelasnya, seperti disadur dari Channel News Asia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya