Berita

Hunter Biden menjelaskan bahwa cinta kasih keluarganya, terutama sang ayah, telah menyelamatkan hidupnya/Net

Dunia

Hunter Biden: Hidup Saya Bukan Tabloid

SELASA, 06 APRIL 2021 | 15:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Nama putra Presiden Amerika Serikat Joe Biden, yakni Hunter Biden kembali menjadi buah bibir beberapa waktu belakangan.

Dia buka suara ke media soal kehidupan pribadinya, mulai dari perjuangannya melawan kecanduan narkoba dan alkohol, kisah asmaranya dengan janda mendiang kakaknya, hingga dugaan skandal perusahaannya di Ukraina.

Hal itu dia paparkan kepada publik jelang rilis memoar barunya berjudul "Beautiful Things" di mana dia menuangkan perjalanan hidupnya yang berliku dan jauh dari kata mudah.


Kepada BBC baru-baru ini dia mengungkapkan bahwa apa yang dia utarakan ke publik merefleksikan kehidupan pribadinya, dan bukan untuk sensasi. Dia pun menegaskan bahwa kehidupannya bukanlah tabloid.

Melalui buku itu, kata Biden, dia justru ingin menuliskan soal cinta sebuah keluarga dan bagaimana hal itu menyelamatkannya dari sisi gelap di mana dia pernah terjerumus.

"Saya bukan bagian pemerintahan, saya milik keluarga," kata Biden.

Lebih lanjut dia menyinggung soal skandal kasus perusahaan energi Ukraina, Burisma di mana dia pernah menjabat sebagai direktur di dewan Burisma saat sang ayah, Joe Biden menjabat sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat. mendampingi Barack Obama.

Biden mengakui bahwa dalam kesepakatan bisnis yang dia jalankan di perusahaan tersebut kerap membuatnya menjadi sasaran kritik Partai Republik, terutama selama kampanye pemilu 2020 lalu, di mana sang ayah berlaga untuk memperebutkan kursi nomor satu di negeri Paman Sam.

"Saya tahu bahwa sulit dipercaya dengan melihat ke belakang 20/20 bagaimana saya bisa melewatkannya," kata pria berusia 51 tahun itu kepada BBC dalam sebuah wawancara yang dimuat pada Selasa (6/4).

Dia mengakui bahwa memang nama besar ayahnya telah membukakan pintu baginya, namun dia menekankan bahwa hal tersebut merupakan "hak istimewa" sekaligus beban.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya