Berita

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Fokus Konsolidasi, Partai Demokrat Anggap Pernyataan Kubu Moeldoko Angin Lalu

MINGGU, 04 APRIL 2021 | 07:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Demokrat kini fokus melakukan konsolidasi internal dengan kader-kader yang sudah terbukti loyal, solid, kompak, dan memiliki militansi untuk mengoptimalkan kerja-kerja politik kami membantu rakyat.

Sementara “gangguan” yang datang dari kubu Moeldoko, dianggap sebatas angin lalu usai keputusan dari Menkumham Yasonna Laoly diumumkan.

"Partai Demokrat saat ini sedang fokus konsolidasi internal,” ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra kepada wartawan, Minggu (4/4).


Pernyataan tersebut disampaikan saat Herzaky diminta menanggapi pernyataan dari kubu Moeldoko yang mewacanakan untuk kembali mengusung Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilgub DKI Jakarta.

Bagi Herzaky, pernyataan itu sudah tidak perlu ditanggapi lantaran kelompok Moeldoko sudah jelas bukan bagian dari Demokrat.

"Tidak ada yang perlu ditanggapi dari statemen gerombolan ini, karena mereka bukan siapa-siapa dan tidak ada hubungannya dengan Partai Demokrat," ujarnya.

Di satu sisi, dia mengingatkan kubu Moeldoko bahwa kuasa hukum Partai Demokrat akan bertindak tegas jika mereka terus menggunakan atribut Partai Demokrat. Sebab,  kubu Moeldoko tidak memiliki hak dalam menggunakan atribut tersebut.

"Jika mereka masih terus menggunakan nama dan atribut Partai Demokrat nanti urusannya dengan tim hukum kami," ucapnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya