Berita

Ketua Umum KPP Abdul Rosyid (kiri) dan Ketua Relawan Foreder Jokowi, Aidil Fitri/RMOL

Politik

Tolak Impor, KPP Dan Relawan Jokowi Ajak Masyarakat Beli Hasil Petani Indonesia

SELASA, 30 MARET 2021 | 20:47 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid bersama Ketua Umum Foreder Jokowi, Aidil Fitri menolak adanya produk impor dari luar negeri.

Penolakan tersebut disampaikan KPP dan Relawan Jokowi yang tergabung dalam Foreder Jokowi melalui konfrensi pers bersama di kawasan Klender, Jakarta Timur, Selasa (30/3).

Dalam konfrensi pers, KPP dan Foreder Jokowi dengan lantang menolak impor seperti beras, gula, sapi dan produk apapun dari luar negeri.


Ketua Umum KPP, Abdul Rosyid mengatakan, beberapa minggu terakhir ini, isu impor beras sedang ramai diperbincangkan.

Informasi yang ia terima, hari ini Gula Kristal Putih (GKP) yang diimpor dari BUMN Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) didatangkan secara bertahap di sejumlah pelabuhan.

Menurut Rosyid, pengiriman pertama gula tersebut telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (28/3) sekitar 6 ribu ton.

Pengiriman berikutnya, sambung Rosyid, di Pelabuhan Belawan Medan sekitar 15 ribu ton, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sekitar 30 ribu ton, dan di Pelabuhan Tanjung Priok akan datang lagi sekitar 24 ribu ton.

"Perihal impor gula tersebut tentu menuai pro dan kontra di tengah masyarakat," kata Rosyid.

Rosyid dan Aidil secara tegas menolak adanya impor beras, gula, dan sapi.

Ia mengajak pedagang dan relawan Jokowi tidak membeli seluruh jenis produk luar negeri.

Meski produk impor diperuntukan sebagai stok cadangan dalam negeri, Rosyid dan Aidil mengklaim hal ini akan menyengsarakan masyarakat, terutama para petani dan pelaku UMKM Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Rosyid mengajak seluruh pedagang menolak adanya impor beras, gula, sapi dan tidak membeli seluruh jenis apapun produk luar negeri, yang bisa menyengsarakan petani dan pelaku UMKM, sekaligus juga tidak stabilnya harga di pasar tradisional.

Rentetan dampak itu mengakibatkan lonjakan harga naik dan turun yang begitu besar di pedagang dan khususnya di pasar-pasar.

Sementara, Ketua Umum Foreder Jokowi juga mengajak relawan Jokowi menolak impor beras, gula, sapi dan tidak membeli produk dari luar negeri jenis apapun, karena banyaknya para petani dan pelaku UMKM Indonesia yang harus ditingkatkan penghasilannya.

"Dan khususnya lagi para pedagang di pasar dan relawan Jokowi yang tidak menerima produk dari impor atau luar negeri," ucap Aidil.

"Kita berharap agar ada keputusan dan kebijakan yang tepat dari Bapak Presiden Jokowi untuk mengeluarkan keputusan tidak ada lagi impor produk apapun dari luar negeri dan harus meningkatkan penghasilan petani, pedagang dan para pelaku UMKM Indonesia," timpal Rosyid.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya