Berita

Aktivis Haris Rusly Moti mendesak Kementerian BUMN dan Pertamina bertanggung jawab atas kebakaran kilang minyak di Indramayu dan Balikpapan/Ist

Politik

Aktivis Tuntut Erick Thohir Tanggung Jawab Atas Kebakaran Kilang Minyak Beruntun

SELASA, 30 MARET 2021 | 03:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebakaran kilang minyak milik PT Pertamina yang terjadai di Indramayu tak bisa dianggap sepele.

Sebab kebakaran di RU VI di Balongan, Kabupaten Indramayu menjadi kesekian kalinya yang dialami Pertamina. Sebelumnya, kebakaran kilang minyak Pertamina juga terjadi di Balikpapan, Kamis lalu (25/3).

Atas dasar itu, aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti mendesak Kementerian Badan Usaha milik Negara (BUMN) untuk bertanggung jawab, termasuk pihak-pihak terkait.


"Sobat, Meneg BUMN, Menteri ESDM dan Dirut Pertamina bertanggung jawab terkait kebakaran berturut-turut kilang minyak di Balikpapan dan kilang minyak Balongan," kata Haris Rusly di akun Twitternya, Senin (29/3).

Bukan tanpa sebab, keberadaan kilang minyak merupakan aset berharga yang seharusnya menguntungkan negara.

"Kilang minyak masuk kategori aset vital negara yang mestinya mendapat perawatan memadai dan pengamanan ketat," tandasnya.

Di Balongan, Kabupaten Indramayu, kilang minyak milik Pertamina terbakar hebat pada Senin dini hari. Sebelumnya, kilang Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur juga terbakar di cooler box atau bagian bak pendingin air yang menyebabkan pekerja di kawasan kilang dievakuasi keluar kilang.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya