Berita

Proses penyuntikkan vaksin Covid-19 bagi pegawai BPKP/Repro

Nusantara

BPKP Lakukan Vaksinasi Doses Kedua Hari Ini

RABU, 24 MARET 2021 | 22:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melaksanakan penyuntikkan vaksin Covid-19 untuk dosis kedua kepada ribuan pegawainya, pada Rabu (24/3).

Sekretaris Utama BPKP, Ernadhi Sudarmanto menerangkan, vaksinasi dosis kedua ini diberikan selang dua mingggu penyuntikkan dosis pertama yang berlangsung tanggal 8-10 Meret yang lalu.

Untuk kegiatan vaksinasi dosis kedua ini sudah berlangsung sejak tanggal 23 Maret kemarin hingga hari ini, dengan melibatkan 10 tim vaksinasi .


Dirinya merinci, pada tahap pertama vaksinasi Covid-19 ada 5.877 orang pegawai BPKP yang menerima suntikkan vaksin. Sementara, untuk tahap kedua telah dilaksanakan pada delapan unit kerja yang melibatkan 2.647 pegawai termasuk yang ada di kantor pusat, Pusdiklatwas dan perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta.

"Berkaca dari vaksinasi dosis pertama, penyebab tertinggi penundaan vaksinasi adalah karena hipertensi. Oleh karena itu, pada vaksinasi dosis kedua dianjurkan kepada pegawai yang memiliki riwayat hipertensi agar istirahat yang cukup, tidak minum kopi, serta mengkonsumsi obat penurun tensi jika diperlukan," ujar Ernadhi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/3).

Meski pada penyuntikkan tahap kedua masih ada pegawai yang ditunda proses vaksinasinya, Ernadhi memastikan ini akan dilanjutkan dalam waktu dekat ini.

Pasalnya, BPKP berpandangan vaksinasi merupakan satu upaya pemerintah yang harus didukung oleh semua pihak guna menciptakan kekebalan komunal atau heard immunity, sehingga angka penularan virus dan kematian karena virus Covid-19 bisa ditekan dan bahkan ditiadakan.

Maka dari itu, Ernadhi secara institusional BPKP berharap proses vaskinasi Covid-19 dapat terus berjalan lancar, dan pegawai yang menjadi penerima vaksin bisa beraktivitas secara normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, utamanya dalam kerja-kerja pengawasan program pemulihan ekonomi nasional yang tetap dijalankan seluruh pegawai di BKPB

"Saat ini sebanyak 21 unit kerja BPKP tetap melaksanakan layanan bilik swab antigen mandiri berkerjasama dengan laboratorium klinik setempat. Dan masih terdapat 56 pegawai isolasi mandiri dan tiga orang dirawat di rumah sakit akibat Covid-19," demikian Ernadhi Sudarmanto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya