Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu/Net

Politik

Prediksi Said Didu, Utang Tembus Rp 10 Ribu Triliun Di Akhir Masa Jabatan Jokowi

RABU, 24 MARET 2021 | 07:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jumlah utang luar negeri Indonesia secara konsisten tercatat meroket. Kementerian Keuangan melaporkan bahwa pada Februari 2021, total utang sudah mencapai Rp 6.361 triliun.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu memprediksi utang tersebut akan terus membengkak hingga akhir masa jabatan Presiden Joko Widodo. Dia manaksir, utang akan menembus angka Rp 10 ribu triliun pada tahun 2024.

“Perkiraan saya 2024 utang akan menjadi Rp. 10.000 triliun atau penambahan rata-rata sejak 2014 Rp 750 triliun per tahun,” tuturnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (23/3).


Inisiator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini pun mengakhiri kicauannya dengan sebuah pertanyaan yang ambigu. Apakah merujuk soal utang atau masa jabatan presiden yang tengah ramai diperbincangkan.

Total utang Indonesia sendiri meningkat Rp 1.412,82 triliun jika dibandingkan periode Februari 2020 yang sebesar Rp 4.948,18 triliun.

Adapun jumlah tersebut meningkat Rp 127,86 triliun jika dibandingkan dengan periode Januari 2021 yang tercatat sebesar Rp 6.233,14 triliun.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya