Berita

Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf Al Jufri/Net

Politik

Pesan Habib Salim, Kepala Daerah PKS Harus Dengar Langsung Uneg-uneg Orang Miskin

MINGGU, 21 MARET 2021 | 10:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kepala daerah dari PKS harus memperhatikan tiga hal ketika menjadi seorang pemimpin. yakni transparan, inovasi dan adil.

Pesan ini disampaikan langsung Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf Al Jufri ketika memberikan arahan dalam penutupan Silaturahim Nasional Kepemimpinan Daerah di Jakarta, Sabtu (20/3) malam.

Habib Salim Segaf menegaskan bahwa  pengelolaan anggaran di daerah wajib dikelola secara jujur dan transparan.


"Kelola dengan hati-hati, harus jujur dan amanat mengelola anggaran rakyat. Jangan main-main,” ujar Habib Salim Segaf.

Atas alasan itu, dia juga meminta agar kepala daerah melakukan inovasi dalam pengelolaan pemerintahannya. Jalannya pemerintahan yang inovatif berorientasi pada kemudahan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

"Mudahkan masyarakat dalam memberikan layanan. Dulu saat di Kementerian Sosial kita buka layanan satu atap. Semua persoalan pendidikan, kemiskinan dan sosial semuanya ada disitu. Mudahkan masyarakat," katanya.

Terakhir, Habib Salim Segaf mengingatkan soal melaksanakan kepemimpinan yang adil. Habib Salim Segaf mengibaratkan pemimpin daerah adalah seorang bapak dan rakyatnya adalah sang anak.

"Tidak mungkin seorang bapak mau mencelakakan anaknya. Tidak mungkin berbuat zalim, tidak mungkin rakyat diperlakukan begitu," tutur dia.

Habib Salim secara khusus meminta agar pemimpin daerah lebih banyak mendengarkan kaum miskin dan menolong mereka.

"Sebulan sekali kumpulkan dan hadirkan orang miskin. Dengarkan uneg-uneg mereka langsung tanpa perantara. Kapan lagi orang-orang miskin bisa hadir dan menyampaikan aspirasi langsung kepada pemimpin jika tidak diberi kesempatan?” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya