Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jokowi: Pembangunan Indonesia Saat Ini Bukan Jawa Sentris

SABTU, 20 MARET 2021 | 05:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa selama kerjanya lima tahun terakhir pemerintah membuat Indonesia semakin memiliki daya saing di mata dunia.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pelantikan pengurus MKGR masa bakti 2020-2025 secara virtual, Jumat malam (19/3).

“Selama lima tahun terakhir, pondasi sudah kita letakkan agar negara kita semakin kompetitif, semakin memiliki daya saing,” kata Jokowi.


Dia mengatakan, pembangunan infrastruktur di seluruh pelosok Indonesia bertujuan agar tidak ada kesan pemerintah tebang pilih atau dengan istilah lain Jawa sentris yang memiliki maksud hanya di Pulau Jawa saja pembangunan itu terjadi.

“Infrastruktur kita bangun besar-besaran, di seluruh pelosok tanah air agar pembangunan makin merata dan dirasakan semua daerah, Indonesia sentris bukan Jawa sentris,” ujarnya.

Presiden dua periode itu menambahkan berbagai kebijakan guna meningkatkan daya saing investasi juga telah pemerintah siapkan. Di antaranya dengan melakukan reformasi struktural besar-besaran.

“UU Cipta Kerja dan aturan turunanya sudah siap. Kemudian juga ada sovereign wellfund yang juga telah terbentuk dengan tujuan ekosistem usahanya dibenahi berbagai kemudahan pengembangan lapanhan pekerjaan bisa diperluas,” ucapnya.

Menurutnya, dengan adanya UU Cipta Kerja akan mampu menjadi lompatan besar untuk menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya, dalam kerja besar tersebut. Terakhir Jokowi berharap MKGR menjadi solusi persoalan bangsa.

“MKGR menjadi bagian dari solusi dari berbagai persoalan bangsa gotong royong mensinergikan, berbagai kekuatan bangkit bersama untuk mewujudkan Indonesia maju,” tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya