Paus Fransiskus memohon agar kekerasan di Myanmar segera dihentikan/Ilustrasi RMOL
Paus Fransiskus memohon agar kekerasan di Myanmar segera dihentikan/Ilustrasi RMOL
"Sekali lagi dan dengan banyak kesedihan, saya merasakan urgensi untuk berbicara tentang situasi dramatis di Myanmar di mana banyak orang, kebanyakan dari mereka yang masih muda, kehilangan nyawa mereka untuk menawarkan harapan kepada negara mereka," kata Paus Fransiskus di akhir audiensi umum mingguannya, yang diadakan dari jarak jauh dari perpustakaan Vatikan pada Rabu (17/3).
Dia bahkan menghidupkan kembali momen di mana seorang biarawati di Myanmar berlutut di jalan untuk meminta kepada pasukan junta untuk menghentikan kekerasan.
Populer
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25
Senin, 02 Februari 2026 | 13:47
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41
Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51
UPDATE
Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04