Berita

Seorang wanita menerima vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Penyakit Tropis Hai Duong, provinsi Hai Duong, Vietnam pada awa Maret lalu/Reuters

Dunia

Vietnam Siap Sambut Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri Di Penghujung 2021

RABU, 17 MARET 2021 | 23:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Vietnam merupakan salah satu negara yang cukup menonjol di ranah global di tengah pandemi Covid-19. Pada masa awal pandemi, negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara ini diacungi jempol oleh banyak negara karena berhasil menangani pandemi dengan baik serta menekan potensi penularan dan kematian akibat virus corona.

Kini, Vietnam masih terus berupaya untuk mengembangan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri yang mereka sebut dengan Nanocovax. Kementerian Kesehatan Vietnam pada Rabu (17/3) mengumumkan bahwa Nanocovax diperkirakan akan tersedia bagi publik pada kuartal keempat tahun ini dan akan mulai digunakan pada tahun 2022.

Bak angin segar, pengumuman itu disambut baik oleh warga Vietnam. Pasalnya, pengumuman tersebut muncul ketika banyak negara terus mencoba mempercepat pengembangan vaksin dalam negeri di tengah ketatnya pasokan global dan kekhawatiran atas munculnya jenis virus baru dari virus corona.


"Penanggulangan pandemi sangat bergantung pada pengembangan vaksin," begitu keterangan yang dirilis Kementerian Kesehatan Vietnam, seperti dikabarkan Channel News Asia.

Keterangan yang sama juga menyebutkan bahwa sejauh ini sebenarnya ada empat perusahaan Vietnam yang terlibat dalam penelitian dan produksi vaksin COvid-19. Namun dua di antaranya telah melakukan tes pada manusia, yakni Nanocovax dan vaksin Covivac.

Sebelum hadirnya vaksin buatan dalam negeri, Vietnam sejauh ini mengandalkan vaksin AstraZeneca. Kampanye vaksinasi Covid-19 itu sendiri telah diluncurkan oleh Vietnam sejak 8 Maret lalu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya