Berita

Wakil Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS, Yanuar Arif Wibowo/Ist

Politik

Gelar Rakornas, PKS Ajak Pemuda Bergabung Memengaruhi Ruang Kebijakan Publik

KAMIS, 11 MARET 2021 | 23:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bidang kepemudaan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Kamis (11/3). Rakernas kepemudaan tersebut diklaim menghasilkan sejumlah agenda nasional bagi partai, pemuda Indonesia, dan rekomendasi bagi negara.

"Rakernas Kepemudaan ini merupakan rangkaian Rakernas PKS yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 16 Maret. Bagi kami, kepemudaan merupakan bidang dan bagian strategis bagi pengembangan partai ke depan. PKS hari ini dan ke depan ya partainya anak muda," tegas Wakil Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS, Yanuar Arif Wibowo.

Rakernas kepemudaan PKS dipimpin Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan, dr. Gamal Albinsaid. Menurut Yanuar, saat ini sudah saatnya menjadi era anak muda. Sebab berdasarkan statistik populasi Indonesia, 50 persen lebih diisi anak-anak muda.


"Ini akan terus bertambah setiap tahun. Maka di 2035, akan ada ledakan demografi anak-anak muda Indonesia," jelas Yanuar Arif.

Berangkat dari statistik populasi tersebut, ia berharap negara memberi perhatian lebih untuk generasi muda dengan kesempatan dan fasilitas untuk berkreasi dan berkarya.

"Dalam konteks tersebut, DPP PKS bidang Kepemudaan bersama organisasi sayap partainya membuka diri bagi seluruh elemen pemuda anak bangsa untuk bergabung dan berkolaborasi mengisi dan memengaruhi ruang-ruang kebijakan publik di negara ini," tekannya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya