Berita

Presiden RI Joko Widodo/Net

Politik

Oposisi: Memalukan Jika Revisi UU ITE Tidak Masuk Prolegnas

RABU, 10 MARET 2021 | 18:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Revisi UU ITE tidak masuk dalam daftar program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas di Baleg DPR RI 2021.

Hal ini mengundang polemik di kalangan masyarakat lantaran Presiden Joko Widodo sempat menyuarakan agar UU ITE direvisi dan menghapus jika ada pasal karet di dalamnya.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan Baleg dan pemerintah perlu berbicara mengenai alasan tidak dimasukkannya UU ITE dalam daftar prolegnas prioritas.


"Perlu diangkat dan didalami kenapa revisi UU ITE tidak masuk prolegnas. DPR dan pemerintah mesti bersama memperkuat political will dalam revisi UU ITE," ucap Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/3).

Anggota komisi II DPR RI ini mengatakan pemerintah dan DPR punya tanggung jawab besar untuk mewujudkan adanya revisi UU ITE tersebut.

"Integritas pemerintah dan DPR dipertaruhkan di sini. Akan memalukan jika revisi UU ITE tidak bisa masuk dalam Prolegnas," tandas Mardani, politisi oposisi itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya