Berita

Alexis Sanchez menentukan kemenangan Inter Milan atas Parma di Stadion Ennio Tardini/Net

Sepak Bola

Cetak Brace Ke Gawang Parma, Alexis Kirim Sinyal Ancaman Bagi Lukaku

JUMAT, 05 MARET 2021 | 09:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kemenangan tipis 2-1 yang diraih Inter Milan di kandang Parma, Jumat dinihari (5/3), menjadi sinyal kebangkitan Alexis Sanchez. Sekaligus jadi ancaman bagi penyerang Inter lainnya, khususnya Romelu Lukaku.

Ya, kemenangan Inter di Stadion Ennio Tardini tersebut dipastikan oleh brace yang dicetak Sanchez. Dua gol mantan penyerang Arsenal itu dicetak dalam selang 8 menit. Yaitu menit 54 dan 62.

Hasil ini membuat Inter meraih 6 kemenangan beruntun, sekaligus mempertahankan posisi puncak klasemen dari kejaran AC Milan dan Juventus.


"Sebuah laga yang sulit, Parma juga tampil bagus seperti kami. Tapi kami bertarung untuk Scudetto dan kami berada di jalur yang tepat," ucap Alexis Sanchez kepada Sky Sport Italia.

Performa apik pemain berpaspor Chile itu sebenarnya sudah diprediksi oleh pelatih Antonio Conte. Sebelum pertandingan, Conte sudah menilai Sanchez kini tengah berada dalam kondisi terbaik sejak bergabung dengan Inter September 2020 lalu.

"Saya seorang pemain dengan segudang pengalaman, pelatih mempercayai saya dan saya bahagia. Saya selalu ingin bermain dan berada dalam kondisi 100 persen," kata Sanchez.

"Saya merasa seperti seekor singa yang terkurung di kandang, ketika saya makin banyak bermain, saya merasa lebih baik," imbuhnya.

Kondisi inilah yang dinilai bakal jadi ancaman tersendiri bagi barisan penyerang La Beneamata. Andai tak bisa menjaga performa, Lukaku dan Lautaro bisa digusur oleh Sanchez.

“Saat ini dia (Sanchez) sedang dalam kondisi terbaiknya. Dia sadar hanya kerja keras yang bisa membawanya ke level tertentu. sekarang, Romelu dan Lautaro tahu jika Sanchez tepat di belakang mereka,” tegas Conte, dikutip Football Italia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya