Berita

Kapal-kapal Angkatan Laut Amerika Serikat dan Australia ketika berada di Laut China Selatan pada 18 April 2020/US Navy

Dunia

Kapal Perang Jerman Akan Berlayar Melalui Laut China Selatan

RABU, 03 MARET 2021 | 10:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kapal perang milik Angkatan Laut Jerman dilaporkan akan berlayar melalui Laut China Selatan, sebagai rute menuju kawasan Indo-Pasifik.

Menurut pejabat senior di Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan, kapal itu dijadwalkan meninggalkan pelabuhan di Jerman pada awal Agustus. Kapal akan kembali ke Wilhelmshaven dalam waktu sekitar enam bulan.

The Straits Times pada Rabu (3/3) melaporkan, itu akan menjadi kapal perang Jerman pertama yang menyeberangi Laut China Selatan sejak 2002.


Para pejabat menegaskan, kapal tidak akan melewati "12-mil laut", mengacu pada daerah-daerah yang diperebutkan.

China telah mengklaim hampir semua perairan Laut China Selatan, bertabrakan dengan klaim dari Filipina, Malaysia, Vietnam, Brunei, hingga Taiwan

Pelayaran kapal perang ke wilayah Asia menunjukkan bahwa Jerman mulai meningkatkan bobot kebijakan luar negeri ke kawasan tersebut.

September lalu, pemerintah Jerman telah merilis Pedoman Indo-Pasifik yang berisi peningkatan peran Jerman sebagai aktor dan mitra kreatif di kawasan Indo-Pasifik. Pedoman tersebut juga secara eksplisit mengacu pada aspek keamanan, termasuk menghentikan pengaruh China.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya