Berita

Yontaifib TNI AL gelar latihan sniper/Net

Pertahanan

Cetak Sniper Terbaik, Yontaifib TNI AL Gelar Latihan Menembak

SENIN, 01 MARET 2021 | 23:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Prajurit Batalyon Intai Amfibi I Marinir TNI AL melakukan latihan sniper di pusat latihan pertempuran (puslatpur) 6 Antralina Jampang Tengah, Sukabumi, Jawa Barat.

Tujuannya, untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan kualitas personil, khususnya dalam bidang menembak.

Latihan yang berlangsung sejak tanggal  25 Februari-06 Maret 2021  ini diikuti oleh 44 Prajurit Yontaifib 1 Marinir yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon intai Amfibi 1 Marinir (Danyontaifib 1 Mar) Letkol Marinir Muhammad Abdilah.


Latihan sniper merupakan salah satu materi latihan Standart Kemampuan Perorangan Dasar SKPD/UNSKPD sniper TW I.

Danyontaifib 1 Marinir menyampaikan bahwa pertempuran dan sniper memegang peran penting dalam batalyon intai amfibi.

Biasanya para penembak sniper ini juga menjalankan aneka penugasan khusus seperti pengamanan VIP dan VVIP.

“Penembak Sniper adalah seorang prajurit yang secara khusus terlatih dan memiliki kemampuan untuk membunuh secara tersembunyi pada jarak yang jauh,” ucap Danyontaifib Letkol Mar Muhammad Abdillah lewat keterangan persnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/3).

Adapun senjata yang digunakan pada latihan yakni senjata sniper Aw dan Steyer sniper, Senjata ini memeiliki kaliber 7,62 mm yang mampu menghancurkan atau melumpuhkan sasaran dengan jarak efektif 1000 m.

Latihan menembak sniper ini, kata Abdillah,  selain merupakan program latihan juga bertujuan mengasah kemampuan dan mempertajam naluri para penembak.

“Sehingga pada saat di medan perang sebenarnya para prajurit khususnya Prajurit Yontaifib 1 Marinir  bisa melaksanakan tugasnya dengan baik,” tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya