Berita

Relawan dari asosiasi pemuda membersihkan pantai yang terkontaminasi di kota Tirus di Lebanon selatan pada akhir pekan ini/AFP

Dunia

Kecipratan Tumpahan Minyak Dari Israel, Warga Lebanon Gotong Royong Bersihkan Pantai

MINGGU, 28 FEBRUARI 2021 | 09:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah warga Lebanon bergotong royong membersihkan pantai di bagian selatan negara itu pada akhir pekan ini. Mereka membersihkan tumpahan minyak yang tersapu ke garis pantai negara tersebut.

Tumpahan minyak tersebut diperkirakan bocor dari sebuah kapal tanker yang membawa muatan minyak di lepas pantai Israel. Tumpahan minyak kemudian terbawa oleh badai besar yang terjadi pekan lalu, dan menyeret minyak ke wilayah Israel serta Lebanon, tepatnya di garis pantai yang membentang dari kota perbatasan Naqura hingga kota Tirus di selatan.

Salah satu pantai yang terdampak parah oleh tumpahan minyak itu adalah Cagar Alam Pantai Ban yang merupakan situs penting untuk bersarang penyu tempayan dan penyu hijau yang terancam punah.


Perwakilan manajemen cagar alam tersebut, Mouin Hamze mengatakan bahwa pihaknya khawatir tumpahan itu dapat membahayakan kehidupan laut dan keanekaragaman hayati di daerah tersebut.

Cagar alam itu sendiri mencakup wilayah sekitar 3,8 kilometer perseg dari pantai serta perairan laut yang berdekatan. Situs itu dimasukkan dalam Kawasan yang Dilindungi Khusus dari Kepentingan Mediterania pada tahun 2012.

Hamze memperkirakan bahwa operasi pembersihan minyak di pantai akan memakan waktu setidaknya 15 hari.

"Kami akan mulai menghilangkan bintik-bintik (zat) ter mulai dari pantai cadangan, dan ratusan relawan akan membantu dalam operasi pembersihan," kata Hamze seperti dikabarkan Al Jazeera.

“Cagar alam ini menderita sekitar dua ton tar, 90 persennya tersembunyi di bawah pasir,” tambahnya.

Bukan hanya Lebanon, Israel juga kerepotan membereskan tumpahan minyak. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan menggelontorkan dana sekitar 14 juta dolar AS untuk membersihkan garis pantai negara yang tercemari oleh tumpahan minyak. Dia menyebut bahwa kejadian itu adalah bencana lingkungan terbesar di Israel.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya