Berita

Gubenur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah/Net

Politik

KPK Tangkap Gubernur Sulsel, Said Didu: Biaya Politik Mahal Buat Orang Baik Tersingkir Dan Terperangkap

SABTU, 27 FEBRUARI 2021 | 14:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubenur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, di Kota Makassar, pada Jumat malam hingga Sabtu dinihari (26-27/2).

Gubernur Nurdin ditangkap bersama lima orang lainnya yang terdiri dari berbagai unsur. Mulai dari pejabat di lingkungan Pemprov Sulsel hingga pihak swasta.

Penangkapan pada Nurdin pun menjadi buah bibir. Pasalnya, dia adalah gubernur dengan gelar profesor dan pernah dianugerahi penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) pada 2017.


Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu menilai, penangkapan Nurdin kembali mengingatkan bahwa sistem politik Indonesia masih ada masalah.

Dugaan Said, hulu masalah yang menyebabkan orang berprestasi menjadi berperilaku koruptif adalah soal mahalnya biaya politik.

"Hulu masalah adalah biaya politik mahal sehingga yang berkuasa adalah cukong," ujarnya di akun Twitter pribadinya, Sabtu (27/2).

Persoalannya semakin rumit, kata Said, ketika politisi yang berwenang mengatur regulasi seperti melanggengkan budaya politik berbiaya mahal.

Akibatnya, sebaik apapun tokoh ketika terjun pada politik akan mudah terperangkap pada perilaku koruptif.

"Orang baik akan tersingkir dan terperangkap. Tapi kenapa para politisi tidak mau ubah mekenisme tersebut bahkan terkesan menikmati?" pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya