Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Nusantara

Ganjar Minta Anggaran Rp 3,19 T Untuk Banjir Pantura Dan Jadi Prioritas Nasional

RABU, 24 FEBRUARI 2021 | 20:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penanganan banjir di kawasan pantai utara (Pantura) Jawa Tengah diusulkan masuk sebagai prioritas nasional.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya mengusulkan anggaran sebesar Rp 3,19 triliun untuk menangani persoalan banjir dan rob di pesisir Jawa Tengah mulai Pekalongan hingga Pati.

"Sebenarnya ada banyak usulan ke pusat, ada project-project strategis yang kita dorong. Namun untuk kali ini, saya ingin prioritaskan bagaimana penanganan banjir di pantura. Ini yang paling penting yang mesti segera dibereskan," kata Ganjar diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (24/2).


Ganjar menjelaskan, anggaran sebesar Rp 3,19 triliun diperuntukkan untuk penanganan banjir dan rob di sejumlah daerah di pantura, termasuk peningkatan sarana prasarana kawasan industri yang ada di sana.

Menurutnya, ada dua hal yang harus diperhatikan terkait pantura, yakni soal infrastruktur dan kemudian soal banjir.

"Karena ada pengamat yang bilang kondisinya cukup berbahaya, khusus di Pekalongan harus cepat ditangani agar tidak tenggelam," terangnya.

Selain Pekalongan, wilayah yang harus mendapat perhatian adalah Semarang dan Demak. Lokasi-lokasi itu butuh penanganan yang sifatnya khusus, meskipun tidak boleh mengenyampingkan wilayah lain.

"Yang lain sebenarnya juga kita siapkan di level daerah, tapi karena ini dengan pusat, maka kita butuh bantuan penanganan di wilayah-wilayah itu," tandasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya