Berita

Presiden Joko Widodo saat meninjau proses vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik dan kependidikan di SMAN 70 Jakarta, Rabu (24/2)/Repro

Kesehatan

Vaksinasi Tenaga Pendidikan Dikebut Hingga Juni, Jokowi: Agar Awal Semester Dua Bisa Belajar Tatap Muka

RABU, 24 FEBRUARI 2021 | 14:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah menargetkan proses vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik dan kependidikan bisa kelar dalam kurun waktu empat bulan ke depan sejak prosesnya dimulai pada hari ini.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat meninjau proses vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik dan kependidikan di SMAN 70 Jakarta, Rabu (24/2).

"Targenya pada bulan Juni nanti lima juta guru, tenaga pendidik dan kependidikan, semuanya insya allah sudah bisa kita selesaikan," ujar Jokowi dalam siaran kanal Youtube Sekretariat Presdien.


Target tersebut ditetapkan Jokowi lantaran pemerintah menginginkan proses ajar mengajar secara tatap muka bisa segera dilaksanakan kembali, meski di tengah pandemi Covid-19.

"Agar nanti di awal Semester kedua pendidikan tatap muka bisa kita mulai lakukan. Sehingga di bulan Juli, saat mulai ajaran baru, semuanya bisa berjalan normal kembali," demikian Joko Widodo.

Tenaga pendidik dan kependidikan ini menjadi kelompok prioritas vaksin yang disuntik pada tahap kedua.

Pemerintah memulai vaksinasi untuk kelompok ini dari provinsi DKI Jakarta, untuk selanjutnya diikuti provinsi lainnya di Indonesia.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya