Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/Net

Dunia

Biden Cabut Upaya Trump Snapback Sanksi PBB Untuk Iran

JUMAT, 19 FEBRUARI 2021 | 08:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kembali membatalkan kebijakan yang diambil pendahulunya, Donald Trump. Pada Kamis (18/2), Biden mencabut upaya untuk memulihkan sanksi terhadap Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Lewat surat yang dikirim ke Dewan Keamanan PBB atas nama Biden, penjabat Duta Besar AS Richard Mills mengatakan Washington menarik tiga surat pemerintahan Trump tahun lalu yang mendorong pemberlakuan kembali sanksi terhadap Iran.

Dalam surat yang dilihat oleh Associated Press itu, Mills mengatakan penghentian sanksi sesuai resolusi DK PBB yang mendukung kesepakatan nuklir atau Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) pada 2015 tetap dilakukan.


Dengan begitu, pengumuman pada 19 September bahwa AS telah memberlakukan kembali sanksi PBB terhadap Iran atau yang dikenal dengan snapback telah gugur.

Trump menarik AS dari JCPOA yang ditandatangani dengan lima negara lainnya pada 2018. Lima negara tersebut adalah Inggris, Jerman, Prancis, Rusia, dan China.

Berdasarkan Resolusi DK PBB No. 2231, sanksi PBB, khususnya terkait ekonomi dan perdagangan terhadap Iran akan dihapuskan setelah Teheran menyepakati JCPOA. Di sana juga dijelaskan embargo senjata terhadap Iran akan berakhir pada Oktober 2020.

Setelah AS mundur dari JCPOA, Trump memberlakukan kebijakan tekanan maksimum pada Iran dan berupaya untuk mengembalikan sanksi PBB terhadap Teheran melalui mekanisme snapback.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pihaknya tidak mendukung mekanisme snapback sanksi Iran hingga AS mendapat lampu hijau dari DK PBB.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya