Berita

Ilustrasi bawang putih/Net

Bisnis

KPPU: UU Ciptaker Akan Percepat Perizinan Impor Bawang Putih

RABU, 17 FEBRUARI 2021 | 01:21 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Kisruh isu bawang putih di awal tahun 2021 kembali berulang. Pasalnya, harga bawang putih di pedagang dan pasar mulai merangkak naik meskipun sebelumnya Dirjen Hortikultura, Kementerian Pertanian, Prihasto mengklaim stok bawang putih tetap aman.

Pedagang bawang putih di pasar induk Kramatjati, Khairul menginformasikan harga bawang putih jenis kating sudah Rp 21.000 per kilo, sedangkan jenis honan Rp 18.500.

Sementara di tingkat importir, harga juga sudah mulai tembus Rp 19.250 sampai 19.750 per kilo. Kenaikan ini diyakini akan terus berlanjut sampai bulan-bulan berikutnya.


"Itu modal belinya, kalau dengan ongkos bersihin dan penyusutan harga di eceran bisa sampai Rp 25.000 per kilo," jelas Khairul, Selasa (16/1).

Menanggapi kenaikan bawang putih yang terus berulang setiap tahun, Komisioner KPPU, Guntur Saragih menjelaskan, semangat Undang-Undang 11/2020 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) sejatinya untuk mempercepat proses birokrasi perizinan dalam importasi.

"Karena itu, KPPU menghendaki proses importasi dipermudah untuk mendapatkan harga beli masyarakat yang kompetitif," katanya.

Guntur menegaskan, KPPU sangat concern atas kenyataan bawang putih yang dibeli masyarakat terbilang tinggi. Padahal konsumsi untuk komoditas ini stabil dan bisa diprediksi setiap tahunnya.

"Jika importasi tidak lancar, maka supply berkurang dan harga berpotensi naik," ujarnya.

Mengenai adanya kekhawatiran importasi bawang putih merugikan petani, Guntur menyampaikan khusus bawang putih tidak ada pelaku usaha dalam negeri yang berpotensi terganggu.

"Tidak ada pelaku usaha dalam negeri yang berpotensi terganggu," katanya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Reagen dan Uswanas Bakal Bertarung di Musdalub HIPMI Malut

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:18

Danantara dan Bank Himbara Diminta Bantu Pendanaan Proyek Sekolah Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:15

Kejagung Bakal Umumkan Perusahaan Diduga Terlibat Under Invoicing CPO

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:52

Thailand Memimpin, Vietnam Melesat, Indonesia Masih Bicara Potensi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:31

Wali Kota Agustina Hadirkan Semangat untuk Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:13

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:53

Ketika Dua Unsur Semesta Bersatu Menuju Candi Borobudur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:47

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Konstruksi 45 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:13

PDIP: Perlu Kajian Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:52

Selengkapnya