Berita

Bendera Israel dan Amerika Serikat/Joe Sohm

Dunia

AS Harus Siap Cerai Dengan Israel Jika Kembali Ke Kesepakatan Nuklir Iran

SELASA, 16 FEBRUARI 2021 | 20:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) harus bersiap kehilangan Israel jika memutuskan untuk kembali ke kesepakatan nuklir Iran atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Begitu yang disampaikan oleh Duta Besar Israel untuk AS, Gilad Erdan dalam wawancara dengan Radio Angkatan Darat Israel pada Selasa (16/2), seperti dikutip Sputnik.

"Kami tidak akan dapat menjadi bagian dari proses seperti itu jika pemerintahan baru kembali ke kesepakatan tersebut," ujar Erdan.


"Kami pikir jika Amerika Serikat kembali ke kesepakatan yang sama dengan yang telah ditariknya, semua pengaruhnya akan hilang," lanjutnya.

Erdan mengatakan, ketika pemerintahan mantan Presiden Donald Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir pada 2018 dan memberlakukan sanksi pada Iran, Teheran tidak lagi memiliki intensi untuk melakukan negosiasi.

Setelah AS keluar dari kesepakatan nuklir, Iran dilaporkan mulai meningkatkan kembali pengayaan uraniumnya.

Pada Januari, Organisasi Energi Atom Iran mengumumkan bahwa mereka mulai memperkaya uranium hingga 20 persen, melebihi batas 3,67 persen yang disepakati JCPOA.

Kendati begitu, Iran dengan tegas menyatakan bahwa pengayaan uranium tidak digunakan untuk membuat bom nuklir atau senjata pemusnah massal apapun, alih-alih energi.

Iran sendiri menyatakan akan kembali mematuhi JCPOA jika AS mencabut sanksi-sanksi yang diberlakukan pada Teheran.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya