Berita

Calon Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Gembong Primadjaja/Net

Politik

Dua Sorotan Gembong Primadjaja Agar Peringkat ITB Naik

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 18:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Optimisme disampaikan Calon Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Gembong Primadjaja dalam menyongsong perbaikan peringkat ITB.

Dia menyoroti dua aspek yang bisa menaikkan peringkat ITB, yaitu employeebility berupa ruang ketersediaan pekerjaan bagi para alumni, dan persoalan dialami para dosen, khususnya dosen muda dalam memenuhi kebutuhan hunian.

Gembong menekankan, komunikasi aktif dengan para alumnus dari berbagai tingkatan di berbagai daerah maupun manca negara mampu memperbesar kemungkinan ketersediaan ruang kerja bagi para lulusan baru ITB.


“Berapa besar tingkat presentase alumni bekerja setelah lulus dari kampus mempengaruhi rangking ITB,” kata Gembong dalam jumpa pers secara virtual, Senin (15/2).

Sementara itu, kenyamanan tenaga pengajar juga menjadi faktor yang tidak bisa dilepas dari upaya peningkatan rangking ITB.

Sebagai anak dosen ITB, Gembong sadar bahwa para pengajar seharusnya mampu fokus terhadap apa yang akan diberikan kepada mahasiswa didiknya tanpa terganggu persoalan di rumahnya.

Atas alasan itu, Gembong mengajak para alumnus untuk ‘leaving back’ ke almamater yang memberikan mereka ilmu hingga membesarkan mereka.

“Spiritnya begini, saya ingin mengajak teman-teman alumni ITB yang sudah mempunyai kemampuan untuk ikut bergabung bersama saya, bergotong royong, salah satunya hunian untuk dosen-dosen muda yang belum memiliki fasilitas hunian sendiri. (Dosen muda) Bisa lebih tenang mengajar tanpa khawatir memikirkan kondisi anak istrinya,” demikian alumni Teknik Mesin ITB angkatan 1986 itu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya