Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Suriah, Bashar al-Assad/Net

Dunia

Mantan Penasihat Keamanan Bongkar Rencana Trump Bunuh Bashar al-Assad

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 13:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan sempat ingin membunuh Presiden Suriah Bashar al-Assad yang kemungkinan dapat memicu perang.

Keinginan Trump itu diungkap oleh mantan wakil penasihat keamanan nasionalnya, KT McFarland selama wawancara dengan BBC dalam dokuseri bertajuk "Trump Takes on the World".

McFarland mengungkap, rencana untuk membunuh Assad disampaikan hanya beberapa pekan setelah Trump menjabat pada 2017.


Trump disebut bersikeras ingin membunuh Assad setelah melihat foto-foto dugaan serangan gas Sarin terhadap warga sipil Suriah. Untuk menghentikan rencana tersebut, McFarland mengatakan Trump harus dibujuk terlebih dulu.

"Saya berkata, 'Tuan Presiden, Anda tidak bisa melakukan itu'. Dia berkata, 'Mengapa?'. Dan saya berkata, 'Baiklah, itu adalah tindakan perang'," kisahnya.

"Trump memelototi saya, melipat tangannya dengan cara Donald Trump yang serius ini. Saya tahu apa yang ingin dia lakukan adalah menghukum Assad, dan tidak membiarkan dia lolos begitu saja," lanjutnya.

McFarland diketahui digulingkan dari jabatannya beberapa bulan kemudian, ketika kekhawatiran muncul perihal keberpihakannya.

Selain dari McFarland, program BBC tersebut juga akan menghadirkan orang dalam lainnya yang mengetahui kebijakan luar negeri pemerintahan Trump.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya