Berita

Kendaraan lapis baja berada di kota-kota besar Myanmar sebagai tanggapan protes anti-kudeta/Net

Dunia

Tanggapi Protes Anti-Kudeta, Militer Myanmar Siagakan Kendaraan Lapis Baja Di Jalanan

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 08:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Militer beserta kendaraan lapis baja menghiasi kota-kota besar di Myanmar. Mereka bersiaga di tengah aksi protes besar-besaran untuk menentang kudeta dan penahanan pemimpin Aung San Suu Kyi.

Pada Minggu malam (14/2), kendaraan lapis baja muncul di Yangon, Myitkyina dan Sittwe. Itu adalah pengerahan kendaraan militer skala besar yang dilakukan sejak kudeta pada 1 Februari.

Setelahnya, pada Senin (15/2), lebih dari selusin truk polisi dengan empat kendaraan meriam air dikerahkan di dekat Pagoda Sule di Yangon.


Tak lama setelah tengah malam, penduduk di Myanmar melaporkan gangguan internet. Keempat jaringan telekomunikasi tidak dapat diakses sekitar Senin pukul 1 dini hari.

Dilaporkan Reuters, polisi melepaskan tembakan untuk pengunjuk rasa di pembangkit listrik di Myanmar pada Minggu atau hari kesembilan protes. Penguasa militer juga harus menghadapi pemogokan massal oleh pegawai pemerintah.

Kedutaan Besar dari Inggris, Uni Eropa, Kanada, dan 11 negara lainnya mengeluarkan pernyataan untuk menyerukan pasukan keamanan untuk menahan diri dari kekerasan.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres telah meminta militer dan polisi Myanmar untuk menghormati aksi demonstrasi dan tidak melakukan kekerasan pada para pengunjuk rasa.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya