Berita

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla/Net

Politik

PKB: Pak JK, Tolong Katakan Dengan Jujur Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

MINGGU, 14 FEBRUARI 2021 | 16:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tenaga ahli presiden, Ade Irfan Pulungan baru-baru ini menuding mantan wakil presiden Jusuf Kalla telah memprovokasi masyarakat lantaran menanyakan bagaimana cara mengkritik pemerintah agar tidak ditangkap polisi.

Anggota Komisi III DPR RI Jazilul Fawaid mengatakan apa yang disampaikan Ade Irfan Pulungan bisa jadi benar.

Jazilul pun meminta Jusuf Kalla untuk jujur terhadap kondisi bangsa hingga tak tahu cara mengkritisi pemerintah.


“Hemat saya, mungkin saja itu benar, tapi Pak JK tolong katakan dengan jujur apa yang sebenarnya terjadi kok sampai tidak tahu cara mengkritik,” kata Jazilul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (14/2).

Pihaknya juga meminta Jusuf Kalla untuk membuktikan jika pemerintah menggunakan hukum untuk menutup mulut para pengkritiknya.

“Buktikan juga bila pemerintah ini menggunakan jerat hukum untuk para pengkritik,” tekannya.

Wakil Ketua MPR RI mengingatkan kepada Jusuf Kalla bahwa saat ini Indonesia tengah menghadapi krisis akibat pandemi Covid-19. Sehingga dibutuhkan kesejukan dalam berpikir dan kritik yang membangun bukan kegaduhan.

“Pemerintah dan kita semua sedang menghadapi krisis, kita perlu kebersamaan dan solusi untuk menghadapi krisis ini, baik dalam bentuk konsep, nasehat dan kritik,” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya