Berita

Demonstrasi anti kudeta di Myanmar/Net

Dunia

Di Tengah Maraknya Penangkapan Pengunjuk Rasa, Ribuan Warga Bersatu Menolak Kudeta Myanmar

MINGGU, 14 FEBRUARI 2021 | 12:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ribuan warga Myanmar kembali melakukan aksi demonstrasi menentang kudeta militer untuk hari kesembilan berturut-turut.

Pada Minggu (14/2), mahasiswa teknik berpakaian putih berkumpul di pusat kota Yangon. Mereka membawa spanduk bertuliskan tuntutan pembebasan Aung San Suu Kyi yang telah ditahan sejak 2 Februari, ketika militer mengambil alih kekuasaan.

Konvoi ribuan pengendara sepeda motor dan mobil juga melewati ibukota Naypyidaw, mereka memegang foto Aung San Suu Kyi.


Sebelumnya pada Sabtu malam (13/2), warga melakukan patroli di jalan-jalan kota Yangon dan Mandalay, khawatir akan adanya penangkapan pada malam hari oleh militer.

Pada saat yang sama, militer memberlakukan kembali aturan yang mewajibkan warga melaporkan tamu yang melakukan kunjungan. Mereka juga menangguhkan UU membatasi pasukan keamanan untuk menggeledah properti pribadi.

Menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, sejak kudeta terjadi, lebih dari 384 orang ditangkap.

Kudeta yang dilakukan militer telah memicu aksi demonstrasi terbesar dalam satu dekade terakhir di Myanmar. Militer sendiri telah memberlakukan keadaan darurat selama satu tahun.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya