Berita

Korea Selatan dan Indonesia terlibat negosiasi soal proyek jet tempur KFX/IFX/Net

Dunia

Korsel-Indonesia Terlibat Negosiasi Bahas Masa Depan Proyek Jet Tempur KFX/IFX

JUMAT, 12 FEBRUARI 2021 | 00:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan sedang terlibat pembicaraan dan negosiasi dengan Indonesia tentang proyek bersama untuk mengembangkan jet tempur generasi mendatang yang lebih dikenal dengan istilah KFX/IFX.  

Hal itu dipastikan oleh Kepala Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan Kang Eun-ho awal pekan ini.  

Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi yang berkembang yang menyebut bahwa Indonesia siap mundur dalam proyek bersama tersebut.  


"Kami sedang dalam proses saling menjajaki posisi masing-masing," tegas Kang Eun-ho, seperti dikabarkan Yonhap.  

Namun dia belum menjelaskan lebih lanjut soal negosiasi tersebut.  

"Kami akan uraikan secara detail ketika waktunya tepat," tambahnya.  

Diketahui bahwa Indonesia setuju untuk bermitra dalam proyek KFX Korea Selatan yang bertujuan mengembangkan jet tempur baru pada tahun 2026.  

Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia berjanji akan menanggung 20 persen dari total biaya pengembangan 8,8 triliun won, atau sekitar 1,7 triliun won. Tujuan awalnya adalah agar Indonesia bisa mendapatkan pesawat untuk angkatan udaranya dan memajukan industri kedirgantaraan negara melalui kemitraan tersebut.  

Namun di tengah perjanjian tersebut, Indonesia berhenti melakukan pembayaran setelah menginvestasikan 227,2 miliar won, dengan pembayaran sekitar 600 miliar won yang terlambat. Hal itulah yang menimbulkan spekulasi di media yang menduga bahwa Indonesia akan mundur dari kesepakatan tersebut.  


Sementara itu, Korea Selatan sendiri diketahui telah mengerjakan proyek KFX sejak tahun 2015 untuk mengembangkan pesawat tempur mutakhir buatan dalam negeri untuk menggantikan armada jet F-4 dan F-5 Angkatan Udara yang sudah menua.  

Pada September tahun lalu, Korea Aerospace Industries Co. turun ke perakitan akhir prototipe yang diharapkan akan dipublikasikan pada April mendatang.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya