Berita

Kemitraan yang dijalin antara USAID dengan Muhammaidyah/USAID

Dunia

Gandeng Muhammadiyah, AS Bantu Tingkatkan Penanganan Covid-19 Di Rumah Sakit Di Indonesia

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 16:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pandemi Covid-19 yang masih belum juga hengkang dari tanah air menjadi perhatian serius banyak pihak, di dalam dan luar negeri. Salah satunya adalah dari Amerika Serikat.

Melalui Direktur Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) Indonesia Ryan Washburn, negeri Paman Sam menjalin kemitraan dengan Muhammadiyah untuk membantu meningkatkan penanganan kasus Covid-19 di rumah sakit di Indonesia.

Bersama dengan Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah Agus Samsudin dan Direktur Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan dr. Rita Rogayah, SpP(K), MARS, Direktur Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) Indonesia Ryan Washburn meluncurkan Sistem Informasi Covid-19 yang baru.


Sistem berbasis web dan tersedia dalam bentuk aplikasi ini menyediakan sumber daya bagi tenaga kesehatan dan juga berfungsi sebagai platform pembelajaran digital untuk meningkatkan penanganan kasus Covid-19 di jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah-Aisyiyah (RSMA).

Sistem ini sekarang membantu 30 fasilitas rujukan Covid-19 Muhammadiyah di dalam jaringan RSMA untuk menerapkan standar protokol perawatan Covid-19 serta meningkatkan pemantauan dan pelaporan pelayanan dan juga perawatan pasien.

Sistem ini juga memudahkan konsultasi antar dokter yang dapat meningkatkan pengujian dan pengobatan.

Hingga saat ini, lebih dari 400 tenaga kesehatan telah dilatih untuk menggunakan sistem ini.

“Pemerintah Amerika Serikat, melalui USAID, bangga dapat mendukung 30 pusat rujukan pengobatan Covid-19 di jaringan rumah sakit Muhammadiyah-Aisyiyah untuk memberikan perawatan yang lebih baik kepada pasien Covid-19 dengan tetap melindungi tenaga kesehatan di garda depan," ujar Washburn dalam sambutannya dalam pertemuan virtual, seperti keterangan yang diterima redaksi.

Dia menjeelaskan, sistem ini terintegrasi dengan basis data dan sistem operasional Muhammadiyah yang sudah ada dan akan dikembangkan menjadi sistem yang lebih maju sehingga 80 rumah sakit RSMA akan dapat mengakses riwayat kesehatan pasien berdasarkan identifikasi khusus atau unique ID masing-masing pasien.

Sistem terpadu ini memungkinkan rumah sakit merespons lebih cepat dan mengambil keputusan yang tepat berdasarkan data dalam menangani kasus Covid-19.

Lebih lanjut, sistem ini dapat berkontribusi terhadap kebutuhan sistem manajemen data yang lebih baik untuk aspek lain dari respons Indonesia terhadap Covid-19, termasuk vaksinasi.

Kemitraan ini juga disambut dengan tangan terbuka oleh Muhammadiyah.

“Kemitraan Muhammadiyah dengan USAID memberikan kontribusi signifikan bagi upaya Indonesia dalam melawan Covid-19," jelas Agus Samsudin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya