Berita

Pertemuan Abu Janda dengan Natalius Pigai yang difasilitasi Sufmi Dasco/Net

Politik

Kenapa 'Anak Buah Prabowo' Lebih Peduli Abu Janda Tapi Abaikan Syahganda?

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 16:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum Badan Relawan Nusantara Edysa Girsang mengaku heran atas pertemuan Permadi Arya alias Abu Janda dengan Natalius Pigai yang difasilitasi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco.

Padahal menurut aktivis yang akrab disapa Eq ini Sufmi Dasco adalah anak buah Prabowo Subianto di Gerindra--partai yang selama ini menganggap sebagai partai oposisi. Namun, kata Eq justru seolah membela Abu Janda yang selama ini dianggap kontroversi dan dinilai sangat provokatif.

"Sementara pengkritik kekuasaan demi tegaknya demokrasi dan hukum (seperti Syahganda), malah masuk sel?," sindir Edysa saat dihubungi wartawan, Selasa (9/2).


Syahganda Nainggolan saat ini tengah menjalani masa persidangan setelah sebelumnya ia ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian lantaran dianggap terlalu kritis dengan pemerintah, aktivis senior ini disangkakan Pasal 45 ayat 2 UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan.

Disisi lain, Eq melihat pertemuan tersebut sarat dengan konspirasi. Sehingga wajar jika publik menganggap hal tersebut permainan kekuasaan, dan bagian dari cara kekuasaan memainkan situasi.

Eq menegaskan, ujaran bernada kebencaian sarat rasis harus diselesaikan secara hukum, agar tak jadi preseden bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

Saya pikir ini momentum bagi kapolri yang baru memperbaiki wajah Kepolisian dan hukum. Seperti pentayaannya saat fit and proper test. "Kepolisian bukan alat kekuasaan tapi Kepolisian adalah alat negara menegakkan hukum seadil mungkin. Hukum tak tumpul keatas tajam ke bawah". pungkas Eq.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya