Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

HPN 2021

Ketua DPD RI: Pers Harus Menjadi Akselerator Perubahan

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 12:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pers nasional diharapkan dapat terus memainkan peran penting dalam mengawal proses demokrasi di negara ini.

Pers yang sehat dan profesional, dengan karya-karya jurnalistik yang mencerdaskan, adalah yang dibutuhkan bangsa dan negara terutama di era pandemi saat ini.

Hal itu dikatakan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, dalam menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2021.


Ia berharap pers terus tampil dan mengawal perubahan Indonesia menuju yang lebih baik lagi.

Bersama Ketua DPR RI Puan Maharani, LaNyalla menghadiri perayaan Hari Pers Nasional 2021, di Istana Presiden, Jakarta.

"Selamat merayakan Hari Pers Nasional buat seluruh insan peran di Tanah Air. Teruslah menjadi menjadi insan yang independen dan terus menyampaikan aspirasi masyarakat lewat kritik yang membangun," katanya.

Senator asal Jawa Timur ini mengatakan, pers mempunyai peranan penting di sebuah negara, termasuk Indonesia.

"Di negara demokrasi seperti Indonesia, pers menjadi kekuatan atau pilar keempat dalam demokrasi, setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Artinya kekuatan pers turut diperhitungkan. Dan itulah pentingnya kita memiliki insan-insan pers berkualitas," ujarnya.

LaNyalla yang juga anggota Dewan Penasehat PWI Jawa Timur itu berharap pers harus menjadi penyeimbang.

"Jalankan fungsi pers dengan baik, sebagai wadah untuk memberikan edukasi atau pembelajaran kepada masyarakat. Prinsip cover both side pun harus dipegang teguh, agar pemberitaan bisa selalu berimbang, tanpa harus menghakimi," katanya.

Sosok yang dikenal dekat dengan insan pers ini juga berharap, pers menjadi yang terdepan dalam menghadapi kabar bohong alias hoax.

"Pers harus jadi yang terdepan dalam menangkal hoax. Sebagaimana kita ketahui, hoax kian menjamur seiring dengan berkembangnya media sosial. Masyarakat harus mendapatkan informasi akurat, dan pers memikul peran tersebut," ucap LaNyalla.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya