Berita

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal/Net

Politik

Banyak Pers Tutup, PKB Minta Pemerintah Beri Kemudahan Usaha

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 10:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Keberadaan pers yang independen dan profesional diyakini akan meminimalkan maraknya kabar bohong atau hoax di tengah masyarakat. Sebab, apabila pers kuat masyarakat bisa mendapatkan informasi yang kredibel dan akurat.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, upaya menghadirkan pers yang kuat dan kredibel bukan hal mudah. Pasalnya, saat ini dunia pers juga menghadapi tantangan besar terutama transisi menuju digitalisasi media serta tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, banyak perusahaan media yang saat ini memilih untuk menghentikan penerbitan mereka.


"Dalam beberapa tahun terakhir banyak usaha penerbitan yang tutup. Terakhir Koran The Jakarta Post dan Koran Suara Pembaruan juga memutuskan berhenti terbit. Tentu ini menjadi indikator jika memang dibutuhkan dukungan dari banyak kalangan agar sebagai badan usaha, perusahaan media agar tetap eksis di tengah turunnya pendapatan dari iklan," kata Cucun dalam keterangannya, Selasa (9/2).

Pemerintah, lanjut Cucun, seharusnya bisa memberikan berbagai kemudahan berusaha agar perusahaan media tetap eksis di tengah besarnya tekanan ekonomi. Pemerintah juga harus benar-benar konsisten dalam menjaga kebebasan pres sebagai pilar keempat demokrasi.

"Kekerasan kepada jurnalis masih sering terjadi di berbagai daerah. Kita berharap Hari Pres Nasional (HPN) yang jatuh pada hari ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk tetap berkomitmen menciptakan pres yang kuat, sehat, dan kredibel," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya