Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/RMOLJabar

Kesehatan

51 Napi Sukamiskin Kena Corona, RK: Segera Tracing!

SENIN, 08 FEBRUARI 2021 | 19:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Temuan 51 narapidana di Lapas Sukamiskin Bandung yang terpapar Covid-19 diminta segera ditindaklanjuti dengan melakukan tracing.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi terhadap temuan tersebut kepada beberapa pihak terkait. Ia pun merekomendasikan beberapa hal untuk penanganan kasus Covid-19 di lapas.

"Kemarin sudah kami rapatkan dan sudah ada rekomendasi, salah satunya adalah memisahkan mereka yang kena dengan sebuah prosedur pengamanan yang berbeda," kata Ridwan Kamil diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin  (8/2).


Tak hanya itu, Emil meminta temuan tersebut segera dilakukan tracing agar penyebaran Covid-19 di lapas tidak massif.

"Kemudian melakukan testing, tracing di lingkungan itu. Saya kira jumlahnya tidak terlalu banyak bisa dilakukan seberapa persen yang tidak terkena dari prosedur itu," imbuhnya.

"Kalau dia kena, pasti logikanya datang dari pengunjung. Berarti prosedur perbaikan orang yang berkunjung ke lapas dengan suhu dan sebagainya," tambahnya.

Untuk diketahui, puluhan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan test swab pada Kamis (4/2).

Saat itu, ada ratusan napi Tipikor, umum dan juga pegawai yang menjalani tes swab di Lapas Sukamiskin.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya