Berita

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

Mardani: Tidak Akan Ada Pembangunan Jika Kanker Korupsi Masih Ada

SENIN, 08 FEBRUARI 2021 | 15:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) catatkan dalam dua tahun terakhir angka korupsi di Indonesia meningkat tajam.

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera pun berharap Presiden Joko Widodo sadar akan maraknya kasus korupsi dan tidak melanjutkan pembangunan infrastruktur yang rentan terhadap praktik korupsi.

“Kita berdoa dan berharap Pak Jokowi menyadari bahwa tidak akan ada pembangunan jika kanker korupsi masih wujud di Indonesia. Pemberantasan korupsi jadi prasyarat utama pembangunan,” tegas Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/2).


Menurutnya, negara yang mampu mengentaskan praktik korupsi merupakan negara-negara yang menjadi bidikan para investor untuk menanamkan investasinya di Indonesia.

“Negara dengan Indeks Persepsi Korupsi yang tinggi karena terbukti efektif memberantas korupsi justru menjadi negara tujuan investasi. Singapura contohnya,” katanya.

Legislator PKS ini menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberantas korupsi di masa pandemi ini.

“Semua ayo di masa pandemi aksi pemberantasan korupsi mesti terus digerakkan. Korupsi bansos contohnya. Harus dibongkar hingga tuntas. Jangan berhenti sebelum semua penjahat diberi hukuman,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya