Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (masker merah)/Net

Politik

Selain Pemantik Ekonomi, Revitalisasi Pasar Seni Sukawati Diharapkan Perkuat Kearifan Lokal

SENIN, 08 FEBRUARI 2021 | 15:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan senator mendukung revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap revitalisasi ini bisa membantu membangkitkan perekonomian Bali yang terdampak pandemi Covid-19.

"Kita sangat mendukung upaya revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Gianyar. Apalagi jika tujuannya sebagai percepatan pemulihan perekonomian Bali yang terdampak Covid-19," ujarnya, Senin (8/2).


Namun, LaNyalla berharap revitalisasi ini tidak sampai menghilangkan ciri khas Bali yang melekat di pasar tersebut. Tetapi bisa semakin memperkuat pasar dengan arsitektur kearifan lokal.

Tidak itu saja, mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur ini juga berharap Pasar Seni Sukawati memiliki daya tarik baru usai revitalisasi.

"Kami ingin revitalisasi pasar tradisional ini bisa menjadi pemantik bagi wisatawan mancanegara untuk datang dan berbelanja. Sehingga pemulihan perekonomian pasca Covid-19 bisa berlangsung dengan cepat," harapnya.

Proyek revitalisasi ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021. Para pedagang nantinya dapat memanfaatkan pasar ini dengan maksimal.

"Kami tidak banyak memiliki pasar seni dan ini hanya dibangun di daerah-daerah tertentu, salah satunya Bali. Dengan begitu diharapkan budaya dan tradisi yang sangat kental di Bali dapat diekspos lebih luas di pasar seni ini. Dan tentu saja pasar ini harus dapat dijangkau oleh semua kalangan," katanya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya