Berita

Direktur Eksekutif IndoBarometer, M Qodari/RMOL

Politik

Balik Badan, M Qodari: Nasdem Memang Tak Pernah Serius Kehendaki Pilkada 2022 Dan 2023

MINGGU, 07 FEBRUARI 2021 | 16:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perubahan sikap Partai Nasdem terkait revisi UU Pemilu dinilai hanya sekadar manuver politik yang tengah dilancarkan partai pimpinan Surya Paloh tersebut.

Diketahui sebelumnya, Nasdem menjadi salah satu perpol yang getol menyuarakan revisi UU Pemilu dan mendukung adanya Pilkada 2022 dan 2023. Namun baru-baru ini, partai pimpinan Surya Paloh berubah dengan menolak revisi UU Pemilu.

Menurut Direktur Eksekutif IndoBarometer, M Qodari, ada cerminan ketidakseriusan Nasdem terhadap sikap tegasnya dalam revisi UU Pemilu.


“Nasdem tidak pernah serius dengan wacana RUU Pemilu dan Pilkada 2022 dan 2024. Ini lebih hanya semacam manuver politik saja,” ucap Qodari kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (7/1).

Selain itu, Qodari juga menilai perubahan sikap Nasdem bisa saja sebagai antisipasi untuk menghindari wacana reshuffle kabinet, meski pada dasarnya kabar perombakan kabinet belum pasti.

“Ya memang, takut kena reshuffle kalau memang wacana itu benar adanya. Tapi kan ini masih tentative, masih 'katanya'. Status (reshuffle) masih gosip politik," bebernya.

Namun demikian, kata Qodari, sikap Nasdem menolak revisi UU Pemilu realistis bila melihat perkembangan suara dari fraksi serta suara pemerintah.

“Melihat bahwa memang dalam proses registrasi, yang namanya usulan DPR itu harus kompak, semua fraksi (setuju) baru bisa gol,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya