Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono

Politik

Keraguan Yus Sudarso Tidak Berdasar, Buktinya Demokrat Melaju Kencang Di Tangan AHY

MINGGU, 07 FEBRUARI 2021 | 12:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrat berhasil melaju kencang di bawah kendali Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Begitu jawab Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra atas keraguan senior partai mercy, Yus Sudarso.

Menurutnya, dalam setahun terakhir Demokrat yang dipimpin AHY berhasil memanen efek positif. Salah satunya dengan sikap tegas menolak RUU Cipta Kerja, RUU HIP, dan RUU Minerba di parlemen.

“Sesuai dengan arahan ketum AHY, menuai apresiasi luas dari publik,” ujar Herzaky kepada wartawan, Minggu (7/2).


Selain itu, Herzaky juga menegaskan bahwa pada 2020, Partai Demokrat menang 48 persen dari total daerah pilkada yang diikuti. Bahkan, kader yang menang pilkada mencapai 65 orang atau terbanyak sejak 2015.

Elektabilitas Partai Demokrat sendiri, lanjut Herzaky, meningkat drastis sepanjang tahun 2020, dibandingkan 2019.

“Data ini berdasarkan survei nasional yang digelar Polmatrix, Vox Populi Research Center, dan IDM, di Desember 2020 hingga Januari 2021, dibandingkan dengan survei nasional yang mereka gelar sebelumnya,” katanya.

Dia menambahkan organisasi yang dipimpin AHY ini terbilang solid. Kader dan pengurus berlomba-lomba menunjukkan kinerja terbaiknya selama membantu rakyat yang sedang kesulitan karena pandemi.

“Ada gairah luar biasa yang muncul dari pengurus dan kader Partai Demokrat di berbagai penjuru negeri. Tentunya ini tak lepas dari kepemimpinan AHY, yang selalu menekankan kalau Demokrat harus menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.

“Karena itu, statemen salah seorang kader senior mantan pengurus Partai Demokrat, Yus Sudarso, sangat tidak berdasar,” demikian Herzaky.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya