Berita

Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Maruf Amin bersama sejumlah ketua umum partai koalisi pada pemilu 2019/Net

Politik

Ketum Nasdem Tolak Revisi UU Pemilu Dilanjutkan, Pengamat: Potret Solid Tidaknya Koalisi Jokowi

SABTU, 06 FEBRUARI 2021 | 15:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap Ketua Umum (Ketum) Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh, yang meminta fraksinya di DPR menghentikan revisi UU 7/2017 menuai tanggapan dari banyak pihak.

Salah satunya ialah Direktur Parameter Politik, Adi Prayitno, yang menangkap sikap Surya Paloh tersebut sebagai satu hal yang bisa dipakai untuk mengukur kesolidan partai politik yang tergabung di dalam koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Sebab, di dalam draf revisi UU Pemilu, terdapat Pasal 731 ayat (2) dan (3) yang menyatakan digelar pada tahun 2022 dan 2023.


Sementara, partai koalisi pemerintah lainnya mendukung aturan yang ada di dalam UU 10/2016, yang menyatakan Pilkada digelar November 2024.

"Penentuan Pilkada akan jadi potret solid tidaknya koalisi pemerintahan (Jokowi). Dan terbukti solid," ujar Adi Prayitno saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (6/2).

Sepengamatan Adi Prayitno, seluruh partai politik yang berkoalisi dengan rezim Joko Widodo mendukung pelaksanaan Pilkada pada 2024.

Yaitu di antaranya PDIP, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Nasdem, PKB, PPP, dan PAN.

"Tak satupun beda pendapat. Semuanya sama. Yang nolak jadinya tetap hanya PKS dan Demokrat," demikian Adi Prayitno.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya