Berita

Mentan Syahrul Yasin Limpo/Net

Politik

Pertanian Tumbuh Positif Selama Pandemi, Kinerja Mentan SYL Diapresiasi

SABTU, 06 FEBRUARI 2021 | 01:39 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu menilai kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) menunjukan hasil yang positif selama satu tahun terakhir.

Menurut Surya Vandiantara, Kementan di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) patut diapresiasi karena mampu menjaga tren pertumbuhan positif di tengah perekonomian nasional terdampak pandemi Covid-19.

"Ketika pertumbuhan ekonomi nasional tercatat minus karena pandemi, sektor pertanian justru tumbuh positif. Ini menunjukan kinerja Kementan sangat baik," kata Surya, Jumat (5/2).


Menurut data BPS, pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan II dan III tahun 2020 lalu terkontraksi cukup dalam. Secara berurut adalah minus 5,32 persen dan 3,49 persen.

Ketika hampir semua lapangan usaha ikut minus, namun sektor pertanian tetap tumbuh. Pada triwulan II 2020 sektor pertanian tumbuh paling tinggi sebesar 2,19 persen.

Kemudian pada triwulan III 2020, hanya PDB pertanian yang mengalami pertumbuhan positif sebesar 2,15 persen.

Dengan pertumbuhan positif seperti itu, menurut Surya, sektor pertanian berkontribusi signifikan pada perekonomian nasional. Sebab, pertanian menyumbangkan 15,46 persen (triwulan II) dan 14,68 persen (triwulan II) pada struktur PDB nasional.

"Sektor pertanian mendominasi pada struktur PDB kita. Karena sektor (pertanian) ini positif, maka perekonomian Indonesia tidak terpuruk terlalu dalam," ujar Surya.

Oleh karena itu, lanjut Surya, keliru bila ada yang mengatakan kinerja Kementerian Pertanian yang dipimpin Syahrul Yasin Limpo tidak sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

"Bayangkan, jika seandainya sektor pertanian ini negatif, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia pasti akan semakin terpuruk. Oleh karena itu, saya apresiasi kinerja Kementerian Pertanian di tengah pandemi ini," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya