Berita

Wen Htein dan Aung San Suu Kyi/Net

Dunia

Di Tengah Kecaman Internasional, Militer Myanmar Kembali Tangkap Pejabat Partai NLD

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 09:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang pejabat partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) kembali menjadi target penangkapan militer Myanmar selama kudeta yang dimulai pada awal pekan ini.

Ia adalah Win Htein, seorang pendukung Aung San Suu Kyi. Melalui panggilan telepon dengan Reuters pada Jumat (5/2), pria 79 tahun itu mengaku telah ditangkap. Ia mengatakan dibawa oleh petugas polisi dengan mobil dari Yangon ke ibukota Naypyidaw.

"Kami telah diperlakukan buruk terus menerus untuk waktu yang lama. Saya tidak pernah takut pada mereka karena saya tidak melakukan kesalahan apa pun sepanjang hidup saya," ujar Win Htein.


Pemimpin negara Aung San Suu Kyi bersama sejumlah pejabat partai NLD ditangkap dan ditahan sejak Senin (1/2). Penangkapan dilakukan di tengah ketegangan antara pemerintah sipil dan militer akibat pemilu pada November 2020.

Aung San Suu Kyi sendiri didakwa karena mengimpor enam radio walkie-talkie secara ilegal.

Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik Myanmar (AAPP) pada Kamis (4/2) mengatakan, militer sudah menangkap setidaknya 147 orang sejak kudeta, termasuk anggota parlemen hingga aktivis.

Sejumlah negara telah banyak mengecam kudeta yang dilakukan oleh militer. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga telah menyerukan pembebasan Aung San Suu Kyi dan tahanan lainnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya