Berita

Aktivis lingkungan Greta Thunberg/Net

Dunia

Dukung Protes Petani India, Greta Thunberg Diseret Ke Meja Hijau

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 20:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Polisi New Delhi membawa aktivis lingkungan Greta Thunberg ke meja hijau, usai remaja Swedia itu berkomentar perihal aksi protes yang dilakukan oleh para petani India.

Polisi menyebut Thunberg telah didakwa atas pasal 153 A terkait mendorong permusuhan dua kelompok, dan 120 B terkait persekongkolan kriminal dari KUHP India.

Dimuat Sputnik, pengajuan kasus tersebut dilakukan oleh polisi pada Kamis (4/2).


Menanggapi langkah kepolisian, Thunberg kembali menyatakan dukungannya untuk para petani India melalui akun Twitter-nya.

"Saya masih berdiri bersama petani dan mendukung protes damai mereka. Tidak ada jumlah kebencian, ancaman, atau pelanggaran hak asasi manusia yang akan mengubah itu," cuit Greta dengan menyertakan tagar #FarmersProtest.

Pada Selasa malam (2/2), Thunberg menyampaikan dukungannya kepada para petani India yang tengah melakukan protes.

"Kami berdiri dalam solidaritas dengan #FarmersProtest di India," cuit Greta ketika itu.

Kemudian pada Rabu (3/2), dengan pernyataan yang sama, Greta mengunggah sebuah tautan berita CNN yang menyebut pemerintah India memutus akses internet selama aksi protes.

Menanggapi komentar yang dibuat oleh individu dan entitas asing seperti Thunberg, Kementerian Luar Negeri India mengeluarkan pernyataan pada yang mengatakan bahwa cuitan mereka "tidak akurat".

Kementerian juga menyoroti tagar yang digunakan Greta serta selebriti dunia lainnya yang memberikan dukungan pada petani.

"Sebelum terburu-buru mengomentari hal-hal seperti itu, kami akan mendesak agar fakta dipastikan dan pemahaman yang tepat. dari masalah yang dihadapi yang akan dilakukan," ujar kementerian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya