Berita

Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade/Net

Politik

Andre Rosiade: SWF Indonesia Akan Genjot Perekonomian Dan Tingkatkan Aset BUMN

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 18:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo telah melantik 5 anggota dewan pengawas INA terdiri dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani serta kalangan profesional yakni Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Haryanto Sahari.

Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 6/P tahun 2021.

Indonesian Investment Authority (INA) atau Sovereign Wealth Fun (SWF) memiliki potensi untuk menggenjot perekonomian Indonesia yang diperkirakan akan beroperasi sekitar April tahun 2021.   


Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyatakan pembentukan lembaga tersebut sebagai bentuk terobosan pemerintah untuk mendukung program pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Inikan cara pemerintah untuk mencari pendanaan agar poyek-proyek infrastruktur tidak hanya tergantung terhadap APBN, saya rasa ini cara terobosan dari pemerintah, mudah mudahan ini bisa berhasil kita harapkan tentu ini berhasil," ujar Andre kepada wartawan, Kamis (4/2).

Andre menyebut, pada tahap awal dana SWF itu dipergunakan untuk meningkatkan aset BUMN dan pengembangan proyek-proyek infrastruktur seperti bandara, pelabuhan hingga jalan tol.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, hal itu merupakan kebijakan yang tepat dimana pembiayaan infrastruktur tidak lagi tergantung sepenuhnya dari anggaran negara.

“Kita dukung banyak nih setahu saya SWF ini nanti di 2 tahun pertama itu akan mendukung untuk proyek-proyek pengembangan infrastruktur, proyek itu kan meliputi bandara, pelabuhan hingga jalan tol. Jadi jelas SWF ini benar-benar dipakai untuk memperbaiki infrastruktur, kebijakan yang pas bagi negara untuk mencari pembiayaan lain di luar anggaran negara,” katanya.

Lanjutnya, dengan target pengelolaan dana mencapai 20 miliar dolar AS dalam dua tahun pertama, ia optimis proyek infrastruktur dapat berjalan dan turut mengerek laju pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pemerintah kalau nggak salah menargetkan investasi itu mencapai 20 miliar dolar, nah ini kan signifikan ya dan uang ini bisa dipakai untuk proyek-proyek infrastruktur, harapannya kalau proyek infrastruktur jalan ekonomi juga bergerak, apa lagi dewan pengawasnya sudah dilantik Presiden kemarin,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury mengatakan bahwa Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) dapat menarik dana global untuk pembangunan infrastruktur nasional.

"SWF untuk optimalisasi aset-aset BUMN, memastikan ke depannya bukan hanya memanfaatkan resources investasi untuk membangun infrastruktur tapi juga bisa menarik dana dari luar untuk optimalkan pembangunan infrastruktur, sambil tetap menjalankan program-program prioritas," ungkap Pahala beberapa waktu lalu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya